Kronologi Hilangnya Angelina Berakhir Pembunuhan

  • Hilangny Angelina Berakhir Ditemukan Meninggal Dunia Di Belakang Rumah

     

     

     

     

    Angelina bocah 8 tahun yang dikabarkan hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah sebulan kasus ini muncul, dimana menurut keterangan dari Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie memastikan bahwa saat ditemukan, jenazah Angeline dalam kondisi membusuk. Ia terkubur di kediamannya di Jl Sedap Malam, Sanur, Denpasar, Bali.

     

    Jenazah Angeline berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian setelah, petugas melakukan pemeriksaan ulang di tempat tinggal anak itu. Dari olah TKP ulang tersebut, polisi akhirnya bisa menemukan jenazah Angeline yang dikubur di dekat kandang ayam di dan dalam kondisi sudah membusuk.

     

    “Benar kondisinya sudah membusuk saat ditemukan. Ditemukan di bawah pohon pisang dan ditutup sampah,” jelasnya, Rabu (10/6/2015) seperti dilansir dari Tribunnews

    Saat ini jenasah Angelina sudah di bawa ke RSUP Sanglah untuk diolakukan outopsi
    “Untuk memastikan kondisi jenazahnya kita tunggu dari dokter forensik termasuk nanti otopsinya,” jelasnya.

     

    Kronologi Hilangnya Angelina sampai akhirnya ditemukan meninggal di belakang rumahnya

     

    16 Mei 2015
    Angeline dinyatakan hilang saat main di depan rumahnya di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (16/5/2015) sore. Angeline tak pulang ke rumah selama tiga hari, sehingga keluarga menyatakannya hilang. Keluarga kemudian melaporkan kasus kehilangannya ke Polsek Denpasar Timur.

     

    17 Mei 2015
    Keluarga Angeline membuat fanpage di Facebook “Find Angeline – Bali’s Missing Child”. Dalam Facebook ini keluarga menyebarkan informasi dan juga foto-foto Angeline yang selalu ceria dan dilimpahi kasih sayang. Terdapat 4.884 orang yang me-like fanpage ini. Dalam fanpage ini juga terdapat ajakan keluarga untuk mencari keberadaan bocah ini. Selain foto juga terdapat video-video Angeline.

     

    18 Mei 2015
    Polisi langsung melakukan pencarian terhadap Angeline. Petugas melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk mencari keberadaan orang tua kandung Angeline.

    “Dia itu anak angkat, diadopsi waktu berumur 3 hari. Ada surat-surat angkatnya,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol Gede Redastra seperti dilansir dari detikcom, Selasa (19/5/2015).

     

    Di rumahnya di Sanur, Angeline tinggal bersama dengan ibu angkat dan satu orang pembantu laki-laki yang bertugas untuk me

    mbersihkan rumah dan mengurus kandang ayam. Di rumah itu memang banyak kandang ayam, Angeline juga ikut memberi pakan ayam.
    Ibu angkat Angeline memiliki dua anak, satu bernama Yvon dan satu lagi tinggal di Amerika. Berdasarkan keterangan dari mantan pengasuh Angeline memang ada perubahan sikap yang ditunjukkan bocah cantik itu. Pengasuh yang sudah tidak bekerja di rumah itu mengatakan Angeline lebih terlihat murung dari sebelumnya.

     

    5 dan 6 Juni 2015
    Menteri MenPAN RB Yuddy Chrisnandi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise secara terpisah pada 5 dan 6 Juni 2015 mendatangi kediaman Angeline di Bali. Namun keduanya tidak ditemui oleh orangtua angkat Angeline. Kapolda Bali Irjen Ronny Sompie menyebut keluarga mungkin membutuhkan privasi untuk saat ini.

     

    “Kemungkinan Ibu Margriet ingin mendapatkan privacy dan tidak ingin publikasi, karena masing-masing kita memiliki kebiasaan sendiri-sendiri,” kata Ronny melalui pesan singkat, Sabtu (6/6/2015) malam.

     

    7 Juni 2015
    Selain lewat facebook, pencarian Angeline juga dilakukan dengan menyebarkan pamflet. Ada ribuan pamflet yang disebar untuk pencarian ini. Pamflet ini disebar di sekitar kawasan Bali. Selain itu pencarian juga dilakukan di sekolah Angeline dan juga ke lokasi-lokasi lainnya.

    Selain itu puluhan ekspatriat juga ikut mencari. Mereka menyebarkan pamflet dari rumah Angeline ke sekolah SD 12 Sanur yang berjarak sekitar 2 kilometer.

    Ada juga pamflet warna hijau yang dimuat di fanpage Facebook yang di bawahnya tercantum lambang LSM tentang anak, KPAI dan Polri.

     

    10 Juni 2015
    Setelah melakukan penyelidikan akhirnya petugas menemukan jenazah Angeline di kediamannya di Jl Sedap Malam, Sanur. Jenazah ini ditemukan terkubur di dekat kandang ayam yang terletak di rumah tersebut. Jenazah Angeline ini terkubur dengan kedalaman sekitar setengah meter.

    Polisi menemukan jenazah Angeline setelah mencium bau tak sedap dari bau busuk gundukan tanah yang ada tak jauh dari kandang ayam ini. Saat digali jenazah Angeline ditemukan bersama dengan sebuah boneka dan bed cover serta tali. Ini adalah pencarian kesekian kali polisi di rumah tersebut.

     

     

    Inisial A G Dijadikan Tersangka Dalam Pembunuhan Angeline

     

     

    Pengakuan Agus, tersangka pembunuhan Angeline kepada anggota Komisi III DPR, Akbar Faizal mengenai uang Rp2 miliar yang dijanjikan Margaret masih menyimpan tanda tanya.

     

    Agus mengakui telah membunuh Angeline karena iming-iming imbalan uang dari Margaret. Tidak tanggung-tanggung, Agus berseloroh Margriet akan membayarnya Rp 2 miliar jika Angeline mati.

     

     

    Laporan Detik, Sabtu (13/6/2015), pengakuan Agus ini seperti membuka episode baru misteri pembunuhan Angeline. Banyak orang yang menyangsikan kalau Agus beraksi sendiri ketika menghabisi Angeline di kamarnya dengan keji.

     

     

    Kepada Akbar Faizal, Agus membuat pengakuan itu. Polisi yang dimintai konfirmasi wartawan soal validitas pengakuan itu mengaku tidak pernah dengar soal pengakuan itu.

     

    Dua miliar rupiah adalah jumlah yang sangat besar. Untuk sebuah jasa membunuh orang, angka itu sangatlah fantastis, sebab dari pengakuan para pembunuh di bayaran di pengadilan, tarif mereka tidak ada yang menyentuh Rp 100 juta.

     

     

    Angeline adalah seorang anak kecil berusia 8 tahun. Dirinya adalah anak biasa yang mungkin tidak akan menjadi pembicaraan seantero Indonesia jika kondisinya saat ini baik-baik saja. Tak ada penjagaan ketat seperti layaknya anak seorang pengusaha atau anak seorang pengusaha yang dikelilingi bodyguard.

     

     

    Bukan Persoalan Sulit
    Logikanya menghabisi Angelina seharusnya bukan persoalan sulit. Apalagi sehari-hari Angeline ke sana dan ke mari tanpa perlindungan. Bahkan dia tinggal satu rumah dengan Agus dan Margaret.

     

     

    Butuh alasan yang lebih dari sekadar Angeline nakal sehingga Margaret rela mengeluarkan uang sampai Rp 2 miliar. Dilihat dari profil kehidupan Margaret yang tinggal di rumah biasa sambil memelihara ayam, uang Rp 2 miliar sangat besar jumlahnya.

     

     

    Motif pembunuhan Angeline masih terselimuti kabut tebal. Agus seharusnya bertanya dari mana asal uang Rp 2 miliar pembayarannya berasal, sanggupkah Margaret?

     

    Pembayarannya terlalu tinggi untuk seorang pembunuh amatir, ataukah Agus sedang berupaya menyeret Margaret menjadi tersangka dengan keterangan palsu. Apalagi dari keterangan berbagai pihak diketahui hubungan Agus-Margaret tidak bagus, kerap berkonflik.

     

Comments

10 comments
  • Mhd Ikbal
    Mhd Ikbal bunuh aj pelaku nya
    June 13, 2015
  • Ali Imran
    Ali Imran kita hanya bisa berdoa semoga angeline tenang di sana
    June 15, 2015
  • Wahyudi Putra Andana
    Wahyudi Putra Andana Ibu angkat nya Angeline jga terlibat dalam pembunuhann itu
    June 18, 2015
  • jianbin0901 jianbin0901
    jianbin0901 jianbin0901 jianbin0901
    http://www.fredperrypoloshirts.com/
    http://www.coachoutlet-onlineclearance.us.com/
    http://www.nikestore-uk.me.uk/ ;more
    September 1, 2017